Apa Saja yang Dilakukan Apabila Khilaf Melakukan Dosa?

13 Apr 2020
Sumber foto: www.pexels.com

Berdosa, manusia tidak akan pernah luput dari perilaku ini. Alih-alih ingin menguatkan iman, namun karena lemahnya manusia terhadap cobaan akhirnya dengan mudahnya menuju ke jalan yang salah dan yang didapati akhirnya adalah kerusakan pada iman. Itulah hal yang berat di dalam hidup setiap makhluk di muka bumi dan karena Allah SWT-lah akhirnya memberikan keringanan bagi tiap hambaNya.

            Bila hambaNya khilaf melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah, maka Allah telah mempersiapkan penebusnya, yaitu :

1.      Menyempurnakan Wudhu Ketika Hawa Dingin, yang artinya seorang hamba yang gigih dan dengan tekad yang kuat untuk melawan rasa dingin demi ingin mengambil air wudhu yang digunakan untuk beribadah. Kegigihan yang dimaksudkan di sini adalah seorang hamba yang mengedepankan ibadah kepada Allah dan meninggalkan kehidupan duniawi sejenak bahkan rasa dingin yang menusuk tulang sama sekali tidak dihiraukannya.

2.      Melangkahkan Kaki untuk Shalat Jamaah, seperti hadist riwayat Bukhari dan Muslim mengenai keutamaan shalat berjamaah.

Shalat jamaah lebih baik 27 derajat dibanding shalat sendirian.”

Begitu mulianya hamba Allah yang melaksanakan shalat berjamaah hingga Allah SWT menjanjikan posisi yang sangat tinggi karena shalat jamaah ternyata mengandung manfaat yang sangat banyak. Misalnya, shalat berjamaah menjalin kerukunan dan saling bertegur sapa antar sesama muslim yang akhirnya memungkinkan untuk terjadinya silaturrahim antar mereka. Selain itu, shalat berjamaah juga menjadi tanda kokohnya agama Islam karena kesolidaritasan dan ketaatan umat muslim yang selalu berkumpul lima kali sehari untuk beribadah.

3.      Sengaja Menunggu Waktu Shalat Selanjutnya, maksudnya adalah ketika seseorang selesai melaksanakan shalat maka ia memanfaatkan waktunya dengan baik seperti mengaji dan melaksanakan shalat sunnah untuk menunggu shalat yang selanjutnya di masjid. Hal itu menunjukkan bukti pengorbanan seorang hamba untuk mengutamakan ibadah di atas segala-galanya. Dengan memanfaatkan waktu dan menunggu di dalam masjid, berarti seseorang rela untuk menghentikan kegiatan duniawi dan segala urusan hanya untuk menghadap Allah SWT.

Sebesar-besarnya dosa yang dilakukan oleh manusia, apabila ia memiliki niat untuk bertaubat nasuha dan bersungguh-sungguh ingin berubah maka Allah SWT pasti akan mengampuni dosa-dosa yang telah diperbuatnya serta semoga Allah mencurahkan rahmat dan ridhonya kepada kita semua. Aamiin.