3 Amalan Yang Paling Dicintai Allah, Umat Islam Wajib Tahu

07 Oct 2021

Dalam melakukan amalan yang paling dicintai Allah tentu memiliki amalan yang berbeda-beda. Sebab tidak semua amalan berarti bagi Allah. Tetapi pada dasarnya amalan merupakan salah satu hal yang disukai oleh Allah. 

Pada awalnya seorang hamba memang bisa menjalankan 3 jenis amalnya yaitu amal jariah, amal ibadah dan amal saleh. Ketiga amalan itu merupakan salah satu hal yang mutlak dan diperbolehkan untuk dilakukan oleh umat islam. 

Amal Jariah

Amal jariah merupakan salah satu amalan yang paling dicintai Allah SWT. Perlu diketahui, amal jariah merupakan perbuatan yang bisa dilakukan secara terus-menerus. Nama amal jariah ini memiliki nama lain yaitu wakaf. 

Wakaf kalau dalam bahasa arab yaitu bernama waqafa yang bisa diartikan sebagai menghentikan, mengekang hingga menahan. Amal ini disebut wakaf karena benda apapun yang bisa dijadikan sebagai objek itu hukumnya boleh-boleh saja. 

Bahkan menurut ulama amal jariah atau amalan yang paling dicintai Allah ini tidak akan terputus amalannya. Terutama jika orang yang sering mengamalkan sudah meninggal, maka amalan yang dilakukan tetap mengalir. 

Kehadiran amalan ini bisa memberikan manfaat bagi beberapa pihak. Rasulullah SAW pun bersabda,”bila anak Adam meninggal dunia, terputuslah amalnya, kecuali tiga (hal): sedekah, jariah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya,”.

Hal ini dikatakan secara langsung di dalam hadits riwayat Muslim. Berdasarkan amalan yang paling dicintai Allah, Jariyah memiliki kata asal Jara. Jara pada dasarnya bisa diartikan seperti aliran yang tak pernah putus. 

Bahkan amal jariah ini memang memiliki sifat abadi dan biasanya amal jariah merupakan badan wakaf. Pada dasarnya wakaf yang dijadikan sebagai amal jariah ada 2 jenis yaitu waqaf ahli dan waqaf khairi. Waqaf ahli hanya ditujukan oleh orang-orang tertentu saja. 

Sedangkan kalau orangnya meninggal maka wakaf akan dijadikan sebagai kepentingan umum semata. Dan ada pula waqaf khairi yang merupakan wakaf untuk kepentingan umum saja. Tentu berbeda jauh dengan amalan yang paling dicintai Allah pertama.  

Amal Ibadah

Pada amal yang kedua, amal ibadah bisa diartikan sebagai perbuatan baik yang dilakukan. Pada dasarnya ibadah berawal dari kata abada yang bisa diartikan melayani, mengabdi dan menyembah. Bahkan hal ini terangkum dalam surah Adz Dzaariyat ayat 56, 

“Aku tidak dijadikan jin dan manusia kecuali agar mereka mengabdi kepadaku,”. Tentu ibadah biasanya hanya ditujukan kepada Allah SWT saja bukan kepada hal lain. Hal ini juga ada di dalam surat Az-Zumar ayat 11. 

“Katakanlah, bahwasanya aku diperintahkan menyembah Allah seraya mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya,”. Dan ibadah yang dilakukan oleh umat islam tentu harus sesuai dengan perintah Allah SWT serta rasul, Nabi Muhammad SAW. 

Amal Saleh

Amal Saleh biasnaya terdiri dari semua perbuatan mulai lahir hingga batin dan bersifat positif. Amal saleh merupakan gabungan dari amal jariah dan amal ibadah. Amal ini bisa diterima oleh Allah dan bisa juga tidak diterima. 

Dalam melakukan amal ibadah pun harus dilakukan dengan ikhlas tanpa mengharapkan bantuan sama sekali. Contohnya saja seperti salat, zakat, ibadah haji, puasa hingga berbagai amalan yang dilakukan oleh umat islam. 

Mengamalkan perbuatan baik pada dasarnya bisa dimuali dengan hal yang kecil saja. Salah satunya dengan bersedekah kepada orang yang tak mampu. Dengan begitu, Allah akan membalasnya di kemudian hari. 


sumber foto fajar